Thank God Part 2
October 11, 2006 by indo-javanesegirl
Akhirnya acara pindahan rumahnya sukses blogJ Thank God! Walau badan jadi capek dan kaku semua…aduh seandainya aja di sini ada salon-salon yang menyediakan jasa lulur dan pijet dengan biaya murah asyik kali ya….Ah…aku jadi kangen sama kehidupan di
Jakarta kalo udah gini…aku juga kangen dengan tangan empuk bunda yang selalu tanpa bosan mengeroki plus memijat kalo aku merasa lagi engga enak body.
Blog, ngomong-2 soal kebiasaan kerokan, dulu waktu awal-2 menikah hubby suka takut kalo aku udah mulai mengeroki badanku karena masuk angin. Ih…masochism (kata hubby). Eh pernah sekali waktu, hubby bilang minta dipijet soalnya ga bisa buang angin (sorry ya), ya udah aku kerok aja pake minyak telon made in Indo plus sedikit pijatan ala ibu (yang masih kurasakan
gaya , tekanan dan polanya saat ini). Eh sejam kemudian tuh badan hubby berisik, soalnya banyak angin yang keluar…Yah…sejak itu si hubby selalu minta kerok kalo merasa masuk angin (ikut-2 an bininya tuh) padahal alesan aja minta dipijit
Jumat, acara pasang listrik, gas, telepon dan lain-lain selesai hari itu juga. Alhamdulillah, semuanya lancar, kata hubby jarang loh acara pindah rumah sukses seperti itu, maksudnya semua instansi yang berhubungan dengan urusan supply utility itu bisa serentak datang dalam sehari dan selesai pula. Ketika aku mengucap alhamdulillah, hubby ikut-2 an belajar melafalkannya walo masih aneh kedengarannya, he he he, ngga papa deh yg penting dah usaha…
Sabtu, di pagi yang cerah itu (tak terlalu panas dan tak terlalu dingin) akhirnya berlangsung lancar acara ‘puncak’ pindahan rumah (setelah 2 minggu persiapan) kayak bikin acara apa aja ya he he he. Kita cuma dibantuin 2 orang (tole-2 bule /abis masih muda-2 sih paling awal 20 tahunan dari perusahaan yg menyewakan truk dan tenaga yg bayarnya per jam). Untungnya mereka kerja cepat dan efisien (jadi cucok deh sama ongkos yg dikeluarin, bahkan karena hubby suka dgn semangat kerja mereka dan masih muda-2 pula tuh 2 bocah dikasih tips lebih buat jajan/lunch) kalo di Indo sih ga perlu bayar spt itu ya, karena banyak teman dan keluarga yg mau bantu asal setelah itu dikasih makan yang layak (ada acara makan-2 ato selamatan) ha ha ha…yang aku inget sih gitu dulu setiap ortu pindah rumah (ga tahu kalo sekarang ya)?
Minggu, coba repacking barang-2 di rumah baru, karena kita punya semangat 45 sekarang udah 70 % settle, engga tahu kenapa alhamdulillah aku kuat n semangat banget sama acara pindahan sampe lupa kalo lagi hamil, untung si dede yang di perut juga pengertian sekali he he he….yg jelas jadi sering laper terus….apalagi sejak dini hari hujan yang udah lama engga muncul turun membasahi Melbourne sehingga burung-2 pun makin ramai terdengar berkicauan, hmmm mudah-2 an ini pertanda yang baik ya…Malah hubby udah panen cabe rawit merah (rasanya pedes juga tuh) plus beberapa herbs.
Senin, kami ke apartemen lama untuk bersih-bersih, demi mengharap bond yang dibayar hubby 4 thn lalu untuk menyewa apartemen itu bisa balik,
kan lumayan tuh bisa isi pundi-2 yang udah kepake biar ga balik modal sekalipun. Yang penting ada pemasukan lah yaw…lagian hukumnya wajib di sini sebelum keluar rumah harus dibersihin dulu termasuk segala perkakas yang ada seperti carpet, dapur dll. Yah, aku sih cuma bisa bantu-bantu sebisanya seperti bersih-2 kaca dan vacum cleaner. Yang susah-susah biar bagiannya si hubby, dia ngerti sekali kok, daripada diclomplain bininya yg suka keluh kesah alias bossy ini…he he he…Tapi untuk urusan steam cleaner carpet terpaksa kami meng-hire orang dari perusahaan lain, kali ini kami memilih perusahaan yang dikomandoi bangsa kita (Indo) yg punya bisnis spt itu…Wah hasilnya emang ruarrr biasa….karpet jadi bersih dan harum…
Selasa, urusan tetek bengek dengan apartemen lama selesai. Di rumah baru suami coba install komputer dan segala alat-alat elktronik, alhamdulillah semuanya sukses. Saatnya back to nature, kembali berinternet ria ha ha ha…blog, biar 4 hari belakangan ini badanku terasa kaku semua tapi aku seneng kok, plong rasanya…Buka e-mail, wah banyak sekali kabar baru yang menggembirakan.
Ada seorang sahabat yang kini bahagia menjadi seorang ibu dan menetap di
Jakarta menceritakan tentang kehidupan barunya dan perkembangan anak pertamanya yang lucu dan menggemaskan itu. Dia juga mengatakan rasa kangennya terhadapku terutama saat mengenang kebiasaan kami yang sering menghabiskan waktu bersama seperti sekadar berjalan-jalan/window shopping, ke perpustakaan dan yoga bareng di Melbourne. Ah…insyaallah suatu saat kita bisa berjumpa kembali sahabat…
Juga ada e-mail senada dikirim oleh seorang teman baru yang langsung click denganku. Kebetulan sang teman baru yang juga editor ini sedang menangani proyek buku itu. Wah senangnya dikangeni banyak orang (suit suit) padahal baru 4 hari offline yah he he he…Senangnya juga bisa chatting lagi dengan kakak dan adik-adikku dan beberapa teman. Beruntungnya kita hidup di zaman sekarang, dengan kemajuan teknologi informasi seperti ini bisa terhubung dengan orang-orang yang jauh secara fisik tapi tetap dekat di hati…
Lantas, ada e-mail lain masuk…dari seorang teman baru yang ingin berkenalan. Oh…rupanya dari seorang jurnalis Radio ABC Australia yang ingin mewawancaraiku, Apa? Engga salah nih? “Saya
kan cuma seorang ibu rumah tangga yang nunut suami di sini, kebetulan aja suka iseng-2 corat-coret di majalah itu. “Iya…no problem, soalnya kami suka membaca tulisan dan profil Anda di kolom majalah Ozip, jadi kami ingin mewawancarai Anda untuk acara profil dan kiprah orang
Indonesia di OZ,” bunyi e-mail tersebut. Weleh-weleh, meni
gaya euy…(kata temen saya yang kebetulan orang
Bandung )…kalo kata suami…cieee my wife will be a new celebrity…Waduh, apaan tuh? Ha ha ha…yah kalo dulu aku suka nulis profil orang di koran sekarang boleh dong gantian profil sendiri yang muncul he he he…ini namanya mantan wartawan diwawancara wartawan (jeruk makan jeruh eh engga gitu ya). Yang jelas blog, aku masih seperti dulu, yang engga mau berubah dan ingin punya temen banyak dari segala background dan mengakui segala kelebihan dan kekurangan mereka, seperti ilmu padi, aku ingin makin berisi makin menunduk…mudah-mudahan selalu begitu! Dug…dug…dug…wah sorry ya blog, sepertinya aku harus stop, ada sesuatu yang ngetuk-ngetuk di perutku…sepertinya dia minta diperhatikan juga…Ok, I m coming honey…
3 Responses to “Thank God Part 2”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
wah selamat dan sukses pindah rumah and jadi selebriti. salam dari bandung
Selamat tinggal di rumah baru Mbak, dan sukses wwcrnya. Hasilnya di posting di sini ya…penasaran euy…
mbak nuni
selamat selamat lagi yahhh
dududu jadi seleb euy di melben.. hehehe