Idealisme Oom Pit
December 6, 2008 by indo-javanesegirl
Adikku yang bungsu dan satu-2nya lelaki dari 5 bersaudara bisa dibilang salah satu contoh harapan bangsa, cieee gaya amat deh amat aja ga gaya yeee…Maksudnya begini, dia itu govt employee di sebuah dept di Jkt, yang kata orang punya prospek bagus untuk kariernya ke depan. Tapi entah mengapa dia lebih memilih pengen berkiprah di bidang pendidikan alias jadi pengajar atawa dosen di universitas aja (someday)….sesuatu yang udah dia lakukan sekarang sebagai side job kala week end.
Oom Pit –kata si Nasser –sekarang makin sering ditugaskan keliling (tanah air dan mancanegara) untuk keperluan studi, workshop, control dan research. Di akhir pekan masih sibuk pula mengajar kuliah management di sebuah universitas di Jakarta, selain lagi menyusun tesis untuk gelar MM dari UGM, almamaternya dulu. Mudah-2an semua nya lancar ya walau kata dia sering ‘bertabrakan’.
Di luar kegiatan itu ayah si Janu ini paling rajin memimpin kakak-2nya untuk rajin bersedekah, memberi zakat dan berkurban. He he he bangga juga sih, adik cilik yang dulu rada ‘bandel’ dan usil sekarang udah sukses dan ‘baik’ pula.
Ya syukurlah, kalau di tengah kesibukannya itu dia masih sempet memperhatikan umat yang kurang beruntung. Bahkan cita-2nya, ingin menjadi dosen profesional pun karena ‘enggan’ berurusan dengan birokrasi yang engga genah/engga beres itu. “Males ah kalau disuruh ikut-2an ga bener, tanggung jawabnya nanti berat!” Cieeee….andaikan semua orang yang bekerja jadi govt employee punya mental seperti itu –seperti juga temen-2 saya di sini yang pernah mendapat beasiswa dari pemerintah Australia. Mereka rata-2 adalah sosok yang idealis dan punya cita-2 luar biasa, sayang kalau cita-2 mulia itu akhirnya kandas di tengah jalan karena oknum-2 yang merajalela.
Padahal negeri kita memang membutuhkan sosok-2 seperti itu (idealis dan punya sikap). Saya sempat berargumen dengan adik saya tentang pilihan sikap ini. “Mengapa kamu engga menjadi contoh bagi mereka. Mulai membangun generasi yang bersih dan baik.” Lalu apa kata adik saya? “Wah….udah berat siklusnya….ikut terbawa arus, atau mental, itu pilihannya saat ini….engga tahu nanti kalau ada keajaiban. Oh dear God, semoga kiranya keajaiban itu terjadi. Jadi inget lagunya Scorpion deh…The wind of change…..angin perubahan kapan dikau bertiup di negeri kami? Opssss gimana aye engga kesel, udah 1 bulan lapor soal passport kagak ada kabar beritanya sama sekali??? Ini negara niat ga sih memperhatikan warganya….eh kata orang, “Kagak ada uangnya mana diurus mpok!” Gubrakkkk…..aye masih di negeri bernama Indonesia toh??? Ughhhh….jadi mau ke lain hati nih kalo gini…..dah ga tahan euyyyyyy…..
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.